Kucing Oren Lebih Spesial Dibandingkan Kucing Lainnya, Cenderung Lebih Agresif

Kucing Oren

Kucing Oren Lebih Spesial Dibandingkan Kucing Lainnya – Berikut adalah alasan kucing Oren Lebih Spesial Dibandingkan Kucing Lainnya :

1. Lebih agresif

Dokter hewan asal San Diego Humane Society Gary Weitzman, lewat buku How to Speak Cat, menyebutkan kucing oren cenderung lebih agresif ketimbang yang lain. Karenanya, kucing oren suka mengoceh dan aktif memperlihatkan ketertarikan terhadap sesuatu.

Kucing Oren Lebih Spesial Dibandingkan Kucing Lainnya

2. Semuanya merupakan kucing tabi

Tabi bukanlah ras, melainkan pola bulu kucing domestik yang belang atau loreng-loreng seperti macan. Kucing tabi memang tidak semuanya berwarna oranye, tapi bisa dipastikan kucing oren berjenis tabi. Sebab, semua kucing oren memiliki motif tabi pada tubuhnya. Empat pola tabi pun bisa ditemukan pada kucing-kucing oren.

3. Didominasi pejantan

Mengutip Science Focus, kucing oren didominasi oleh pejantan. Total 80 persen dari kucing oren adalah jantan. Hal tersebut disebabkan oleh kucing oren betina punya dua kromosom X, sementara jantan hanya satu. Warna oranye pada kucing oren berasal dari kromosom X. Menjadi sulit menghasilkan kucing oren betina karena mereka butuh dua kromosom X, sedangkan yang jantan hanya butuh satu.

4. Lebih manja

Mengutip dari Caster, hasil survei menyebut kucing oren terkenal lebih manja dari kucing-kucing lain. Sangat senang disayangi, kucing oren dinilai haus akan perhatian dari manusia. Sifat manja akutnya tersebut membuat kucing oren kerap mengeong-ngeong, membuntuti, hingga mengusap-usapkan badan ke pemilik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *