4 Fakta Penyebab KDRT yang Perlu Diwaspadai dalam Rumah Tangga

Fakta Penyebab KDRT yang Perlu Diwaspadai
Source : Freepik

Bukan hanya berisiko menyebabkan gangguan pada kesehatan fisik, KDRT juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental pada korbannya. Untuk itu, setiap tindakan kekerasan perlu dihentikan dan ditindak secara hukum agar kondisi ini tidak berulang. Untuk itu, ketahui berbagai jenis kekerasan dalam rumah tangga yang mungkin terjadi berikut ini!

Fakta Penyebab Terjadinya KDRT yang Perlu Diwaspadai

Sudah seharusnya suami istri saling memberikan rasa kasih sayang dan aman saat berada di dekat pasangannya. Namun sayangnya, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami atau melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pasangannya.

Kekerasan dalam rumah tangga bisa terjadi oleh siapa saja, tetapi umumnya kondisi ini kerap dialami oleh wanita. Kekerasan dapat terjadi di dalam semua jenis hubungan, baik itu hubungan romantis atau hubungan darah.

Bukan hanya kekerasan fisik, KDRT juga bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Berikut ini jenis KDRT yang perlu diwaspadai:

1. Kekerasan Emosional

Kekerasan emosional terkadang dapat menyebabkan efek yang lebih buruk dibandingkan dengan kekerasan fisik. Ada beberapa tindakan yang masuk ke dalam kekerasan emosional, seperti:

  • Mengabaikan perasaan pasangan.
  • Menghina seseorang dalam suatu kelompok.
  • Terus menerus mengkritik.
  • Mempermalukan pasangan di depan umum.
  • Mengusir pasangan secara terus menerus.
  • Menelantarkan pasangan atau anak.
  • Melarang pasangan untuk mengakses kebutuhan dasar, seperti obat-obatan, makanan, dan berhubungan sosial dengan orang lain.

2. Kekerasan Fisik

Kekerasan ini lebih rentan sering terjadi pada wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan pria juga bisa mengalami kekerasan fisik dalam rumah tangga.

Ada beberapa tindakan yang masuk ke dalam kekerasan fisik dalam KDRT, seperti:

  • Menendang, memukul, mendorong, mencekik, hingga melukai.
  • Melempar benda ke arah pasangan.
  • Menggunakan senjata tajam sebagai ancaman.
  • Pembunuhan.

3. Kekerasan Seksual

Kekerasan seksual adalah tindakan menyerang, menghina, atau merendahkan tubuh hingga organ reproduksi seseorang.  beberapa jenis tindakan kekerasan seksual dalam rumah tangga, seperti:

  • Melarang penggunaan kontrasepsi.
  • Pemaksaan kegiatan seksual.
  • Menuduh pasangan melakukan pergaulan bebas.
  • Memaksa pasangan untuk menyaksikan tayangan pornografi.

4. Kekerasan Finansial

Dalam rumah tangga juga terdapat kekerasan finansial. Hal ini berupa:

  • Memiliki semua rekening bank atas nama diri sendiri.
  • Menggatur kapan uang bisa digunakan.
  • Menyangkal hak pasangan untuk bekerja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *