5 Fakta Ikan Koi, Dapat Hidup Hingga Berusia 200 Tahun

Fakta Ikan Koi

Ikan Koi adalah ikan yang sebenarnya berasal dari dataran Tiongkok. Namun pada abad ke 17, ikan ini dibawa ke Jepang untuk dijadikan bahan makanan. Dalam bahasa Jepang sendiri ikan Koi juga dikenal dengan sebutan ikan karper atau nishikigoi yang berarti ‘ikan karper yang bersulam emas atau perak’.

Meskipun sebelumnya ikan ini hendak dijadikan sebagai makanan. Namun seiring berjalannya waktu ikan ini justru dijadikan sebagai hiasan atau ikan peliharaan. Bahkan tak hanya di Jepang, penduduk lokal Indonesia juga kerap menjadikan ikan Koi sebagai ikan yang memenuhi kolam buatan mereka.

1. Berasal Dari Ikan Mas

Menurut DNA terdapat beberapa fakta yang menyebutkan bahwa nenek moyang ikan Koi adalah ikan mas yang berasal dari Asia Timur. Selain itu, studi DNA ini juga menemukan bahwa adanya proses domestikasi (penjinakan hewan) dan pemuliaan (kegiatan dalam peternakan atau pemeliharaan hewan lainnya yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas individu maupun populasi hewan yang bersangkutan untuk membentuk karakteristik yang diinginkan manusia) ikan mas dengan skala yang lebih besar untuk mendapatkan varietas ikan dengan warna yang lebih cerah, yang kemudian saat ini dikenal sebagai ikan koi.

Hingga saat setelah terjadinya kedua proses tersebut, ikan Koi sering dijadikan hadiah kepada raja, atau kepada mereka yang memiliki kedudukan dan kekuatan di ranah politik dan ekonomi.

2. Memiliki Hidup Yang Panjang

Koi merupakan jenis ikan hias yang sering disebut memiliki hidup yang abadi sehingga dapat menjadi teman seumur hidup kita. Meskipun hal ini terdengar sangat berlebihan, namun memang begitulah faktanya. Karena ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang memiliki hidup yang panjang lebih dari 50 tahun. Bahkan, di negara Jepang terdapat ikan Koi yang dapat hidup hingga berusia 200 tahun.

Namun, tentu saja untuk membuat Koi dapat hidup lebih dari 50 tahun, mereka perlu menerima nutrisi yang tepat. Air kolam yang tetap bersih dengan kisaran pH optimal yakni 7,5 hingga 8,0, dan selalu memastikan agar jumlah ikan dalam suatu kolam tidak penuh dan sesak, sehingga nantinya menyebabkan ikan-ikan tersebut stres.

3. Hewan Yang Jinak Dan Bersahabat

Koi juga termasuk ke dalam jenis ikan peliharaan yang jinak. Hal ini terbukti, jika dalam sebuah kolam terdapat Koi pendatang baru, para penunggu kolam lama tidak akan mengganggunya, atau melakukan gerakan-gerakan liar, ia akan tetap bersikap tenang dan bersahabat. Selain itu, para Koi jantan juga tidak kasar dan mengganggu para Koi betina.

Saking jinaknya, Ikan ini juga tidak segan-segan mengambil makanannya langsung dari cakupan telapak tangan mu. Hal ini juga berpengaruh terhadap cara perawatan ikan Koi yang menjadi lebih mudah, dan membuat ikan-ikan tersebut lebih dekat dengan kita.

4. Terdapat Banyak Varietas

Di dunia ini, terdapat lebih dari 100 varietas ikan Koi berbeda dalam tiap jenisnya. Hal ini bahkan masih terus berkembang hingga saat ini, hingga memungkinkan ikan tersebut memiliki lebih banyak varietas.

Namun diantara ratusan varietas ikan ini, terdapat salah satu jenis yang paling populer yakni jenis Koi Saragoi atau yang biasa dikenal dengan sebutan Koi hantu. Ikan ini memiliki sisik yang berwarna logam yang indah dan sudah dikembangbiakkan sejak tahun 1980-an.

Ukuran dan bentuk semua jenis koi pada dasarnya sama hanya saja bagian warna, pola, dan pengaturan skala besar kecilnya corak ikan ini yang hampir tak terbatas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *