Fakta Dibalik Proklamasi Kemerdekaan Papua Nugini pada 1975

Fakta Sejarah – Papua Nugini, negara kepulauan di Pasifik Selatan, memiliki sejarah panjang dan kompleks sebelum akhirnya memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1975. Dalam proses menuju kemerdekaan, Papua Nugini mengalami berbagai tantangan dan konflik internal. Meski begitu, negara ini berhasil mengatasi tantangan tersebut dan menjadi salah satu negara yang berkembang di kawasan Pasifik Selatan.

Pada era kolonialisme, wilayah yang sekarang menjadi Papua Nugini dikuasai oleh berbagai bangsa Eropa, termasuk Belanda, Inggris, dan Jerman. Pada tahun 1906, wilayah ini menjadi koloni Inggris dan dikenal sebagai Teritori Papua. Selama Perang Dunia II, wilayah Papua Nugini menjadi medan perang antara pasukan sekutu dan pasukan Jepang. Setelah perang, Australia mengambil alih kendali wilayah ini dari Inggris dan memperoleh status sebagai pihak yang bertanggung jawab atas wilayah Papua Nugini.

Pada tahun 1964, dilakukan pemilihan umum pertama di Papua Nugini sebagai tahap menuju kemerdekaan. Pada tahun 1972, terbentuklah pemerintahan sendiri di Papua Nugini dan pada tahun 1975, wilayah ini memproklamasikan kemerdekaannya. Papua Nugini resmi menjadi negara merdeka ke-160 di dunia pada tanggal 16 September 1975 dan menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 10 Oktober 1975.

Meski mengalami berbagai tantangan dan konflik, Papua Nugini berhasil mengatasi masalah-masalah tersebut dan menjadi negara yang berkembang di kawasan Pasifik Selatan. Saat ini, Papua Nugini memiliki kekayaan alam yang melimpah dan menjadi salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Dengan sejarah yang panjang dan kompleks, Papua Nugini merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman budaya yang kaya dan menarik untuk dipelajari.

Sejarah Kompleks Berdirinya Negara Papua Nugini

Negara Papua Nugini terletak di kawasan Pasifik Selatan dan merupakan negara yang terdiri dari sekitar 600 pulau. Negara ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks sebelum akhirnya merdeka pada tahun 1975. Berikut adalah sejarah dibalik berdirinya Negara Papua Nugini:

  1. Era Kolonialisme Sejak abad ke-16, bangsa-bangsa Eropa telah menjajah berbagai wilayah di kawasan Pasifik Selatan, termasuk wilayah yang sekarang menjadi Papua Nugini. Wilayah ini pada awalnya dikuasai oleh Belanda, tetapi kemudian dikuasai oleh Inggris dan Jerman. Pada tahun 1906, wilayah ini akhirnya menjadi koloni Inggris dan dikenal sebagai Teritori Papua.
  2. Perang Dunia II Selama Perang Dunia II, wilayah Papua Nugini menjadi medan perang antara pasukan sekutu dan pasukan Jepang. Pertempuran sengit terjadi di wilayah ini, termasuk Pertempuran Kokoda yang terkenal. Pasca perang, Australia mengambil alih kendali wilayah ini dari Inggris dan memperoleh status sebagai pihak yang bertanggung jawab atas wilayah Papua Nugini.
  3. Pemilihan Umum Pada tahun 1964, dilakukan pemilihan umum pertama di Papua Nugini. Pemilihan ini merupakan salah satu tahap dalam proses menuju kemerdekaan wilayah tersebut. Pada tahun 1972, terbentuklah pemerintahan sendiri di Papua Nugini dan pada tahun 1975, wilayah ini memproklamasikan kemerdekaannya.
  4. Merdeka Pada tanggal 16 September 1975, Papua Nugini resmi memproklamasikan kemerdekaannya dari Australia. Negara ini menjadi negara merdeka ke-160 di dunia dan menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 10 Oktober 1975.

Dalam proses berdirinya, Papua Nugini menghadapi berbagai tantangan dan konflik internal, seperti konflik antara kelompok etnis dan masalah politik. Meski begitu, negara ini berhasil mengatasi tantangan tersebut dan menjadi salah satu negara yang berkembang di kawasan Pasifik Selatan. Saat ini, Papua Nugini memiliki kekayaan alam yang melimpah, seperti gas alam, emas, dan tembaga, dan menjadi salah satu negara produsen minyak terbesar di dunia.

Negara-Negara Yang Mengakui Kemerdekaan Papua Nugini

Sejumlah negara di dunia mengakui kemerdekaan Papua Nugini pada tanggal 16 September 1975. Di bawah ini adalah beberapa negara yang mengakui kemerdekaan Papua Nugini.

  1. Australia
  2. Jepang
  3. Amerika Serikat
  4. Uni Soviet
  5. Kanada
  6. Selandia Baru
  7. Inggris
  8. Prancis
  9. Tiongkok
  10. India

Selain itu, Papua Nugini juga mendapatkan pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai negara merdeka pada tanggal 10 Oktober 1975. Saat ini, Papua Nugini telah menjalin hubungan diplomatik dengan berbagai negara di dunia dan menjadi anggota aktif di forum-forum internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *