Video Portal di Langit Swiss Terbukti Hoax, Captain Disillusion Ungkap Faktanya

portal di langit swiss

FAKTA – Video yang menunjukkan pembukaan portal di langit Swiss ternyata hanyalah sebuah hoax. Video tersebut pertama kali diunggah ke YouTube pada tanggal 25 Januari 2024 oleh akun bernama “TheTruthIsOutThere.” Video tersebut berdurasi 2 menit dan 30 detik, dan menampilkan pemandangan langit di Swiss yang tiba-tiba menjadi berwarna biru muda. Kemudian, sebuah lubang hitam besar muncul di langit, dan dari lubang tersebut muncul cahaya yang terang.

Video tersebut langsung menjadi viral, dan banyak orang yang percaya bahwa video tersebut menunjukkan bukti adanya portal ke dimensi lain. Namun, setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata video tersebut hanyalah sebuah hoax.

Pada tanggal 26 Januari 2024, akun YouTube bernama “Captain Disillusion” mengunggah video debunking yang menjelaskan bahwa video portal di langit swiss hanyalah sebuah efek visual yang dibuat dengan menggunakan software editing video. Dalam video tersebut, Captain Disillusion menunjukkan bahwa ada beberapa kejanggalan dalam video asli, seperti:

  • Warna langit yang terlalu cerah dan tidak realistis.
  • Bentuk lubang hitam yang tidak alami.
  • Cahaya yang keluar dari lubang hitam yang tidak konsisten.

Captain Disillusion juga menunjukkan bahwa video tersebut menggunakan teknik editing yang umum digunakan dalam pembuatan efek visual, seperti chroma key dan compositing.

Video debunking dari Captain Disillusion telah ditonton lebih dari 1 juta kali, dan telah membantu untuk meluruskan informasi mengenai video asli.

Kejanggalan Video Asli

Ada beberapa kejanggalan dalam video asli portal di langit swiss yang menunjukkan bahwa video tersebut hanyalah sebuah hoax. Kejanggalan-kejanggalan tersebut antara lain:

  • Warna langit yang terlalu cerah dan tidak realistis. Langit di Swiss pada umumnya berwarna biru keabu-abuan, tetapi dalam video asli, langit berwarna biru muda yang terlalu cerah. Warna langit yang terlalu cerah ini tidak realistis, dan merupakan salah satu indikasi bahwa video tersebut telah diedit.
  • Bentuk lubang hitam yang tidak alami. Lubang hitam dalam video asli berbentuk bulat sempurna, dan tidak memiliki efek gravitasi yang terlihat. Bentuk lubang hitam yang bulat sempurna dan tidak memiliki efek gravitasi ini tidak alami, dan merupakan salah satu indikasi bahwa lubang hitam tersebut hanyalah sebuah efek visual.
  • Cahaya yang keluar dari lubang hitam yang tidak konsisten. Cahaya yang keluar dari lubang hitam dalam video asli tidak konsisten. Pada awalnya, cahaya tersebut berwarna putih, tetapi kemudian berubah menjadi berwarna merah. Perubahan warna cahaya ini tidak realistis, dan merupakan salah satu indikasi bahwa cahaya tersebut hanyalah sebuah efek visual.

Teknik Editing yang Digunakan

Dalam video debunkingnya, Captain Disillusion menunjukkan bahwa video asli menggunakan beberapa teknik editing yang umum digunakan dalam pembuatan efek visual. Teknik-teknik editing tersebut antara lain:

  • Chroma key: Teknik ini digunakan untuk mengganti latar belakang sebuah objek dengan latar belakang yang lain. Dalam video asli, teknik chroma key digunakan untuk mengganti latar belakang langit dengan latar belakang yang memiliki warna biru muda yang cerah.
  • Compositing: Teknik ini digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih gambar atau video menjadi satu gambar atau video. Dalam video asli, teknik compositing digunakan untuk menggabungkan gambar langit yang telah diedit dengan gambar lubang hitam yang telah dibuat.

Dengan melihat kejanggalan-kejanggalan yang ada dalam video asli portal di langit swiss, dapat disimpulkan bahwa video tersebut hanyalah sebuah hoax. Video tersebut hanyalah sebuah efek visual yang dibuat dengan menggunakan software editing video.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *